Nama-nama sekolah sihir
Hogwarts ; Inggris ; Sekolah sihir Hogwarts
Hogwarts didirikan oleh empat penyihir hebat bernama Godric Griffindor, Salazar Slytherin, Rowena Ravenclaw, dan Helga Hufflepuff pada sekitar tahun 1000 M. Nama-nama mereka kemudian dijadikan sebagai nama asrama murid-murid Hogwarts yang memiliki kepribadian yang sesuai dengan keempat pendiri tersebut. Hogwarts memiliki semboyan, semboyannya adalah draco dormiens nunquam titillandus (bahasa Latin) yang secara harafiah berarti "seekor naga tidur jangan digelitiki/dipermainkan" atau di Indonesia lebih sering diterjemahkan sebagai "jangan mengganggu naga yang sedang tidur".
Berkaitan dengan Salazar Slytherin,
diceritakan dalam Harry Potter dan
Kamar Rahasia bahwa
Slytherin membangun sebuah kamar rahasia yang dihuni oleh monster yang hanya
bisa dikendalikan oleh keturunan Slytherin (belakangan diketahui kalau monster
ini adalah Basilisk, ular raksasa yang bisa membunuh hanya
dengan pandangan matanya). Slytherin membangun kamar rahasia ini dengan harapan
agar cita-citanya untuk menjadikan Hogwarts sebagai sekolah sihir hanya untuk
mereka yang berasal dari keluarga penyihir dapat terwujud.
Lokasi
Lokasi Hogwarts sangat
dirahasiakan oleh dunia sihir, khususnya terhadap komunitas Muggle (komunitas non-sihir, yaitu orang-orang
yang tidak memiliki kemampuan sihir). Rowling menyatakan bahwa Hogwarts
terletak di daerah bergunung-gunung dan di salah satu daerah terpencil di Skotlandia,
Inggris,
di dekat sebuah desa bernama Hogsmeade.
Hogwarts juga dilindungi dengan
banyak sihir oleh setiap kepala sekolah yang sedang menjabat untuk melindungi
baik dari komunitas muggle maupun komunitas penyihir. Untuk
menyembunyikan keberadaan Hogwarts dari komunitas Muggle, bangunan Hogwarts diperlihatkan sebagai
rumah tua yang tidak berpenghuni. Terhadap penyihir, Hogwarts dilindungi dari
"penyihir-yang-tidak-diundang". Bahkan penyihir terbaik pun tidak
bisa mempergunakan ilmu "apparate" dan "disapparate"
(secara sihir menghilang dari satu tempat dan langsung muncul kembali di tempat
lain) untuk datang ke dan pergi dari Hogwarts. Walaupun demikian, dalam
beberapa bagian dari serial ini, ada celah-celah tertentu yang tanpa sadar
tidak terlindungi oleh kepala sekolah, sehingga akhirnya dapat juga dimasuki
oleh pihak-pihak lawan.
Di dekat Hogwarts terdapat suatu
desa yang hanya dihuni oleh komunitas sihir, Hogsmeade. Murid-murid Hogwarts dapat memperoleh
ijin untuk mengunjungi Hogsmeade mulai tahun ketiga mereka dengan menyertakan
ijin dari orang tua/wali.
Di setiap akhir tahun ajaran,
murid-murid Hogwarts wajib mengikuti ujian-ujian sesuai dengan pelajaran yang
diambilnya. Namun ada ujian khusus yang perlu diambil di tahun kelima dan
ketujuh. Di akhir tahun kelima, mereka wajib mengambil ujian O.W.L (Ordinary Wizarding Levels).
Sedangkan di akhir tahun ketujuh, mereka akan mengikuti ujian N.E.W.T
(Nastily Exhausting Wizarding Tests).
Asrama Hogwarts adalah asrama yang
digunakan para murid di sekolah sihir Hogwarts
sebagai tempat tinggal selama belajar di Hogwarts, pembagian asrama ini
berdasarkan seleksi yang dilakukan oleh topi seleksi. Di seri Harry Potter, Sekolah Sihir Hogwarts terbagi menjadi empat asrama,
masing-masing menggunakan nama keluarga pendirinya Godric Gryffindor, Salazar Slytherin, Rowena Ravenclaw dan Helga Hufflepuff. Asrama-asrama tersebut saling bersaing selama mereka
bersekolah, dengan menambah atau mengurangi angka dari berbagai peristiwa, untuk
memperoleh Piala Asrama. Masing-masing memiliki tim Quidditch tersendiri yang bersaing dalam memperebutkan Piala Quidditch. Kompetisi yang paling sering terjadi antara Asrama Gryffindor dan Slytherin. Asrama di Hogwarts merupakan tempat tinggal dan
belajar untuk setiap muridnya.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar